Updating your session…

Pantun jenaka

by hastag mantan

Volume 1

Chapter 1

5 min read•Published Oct 31, 2026

1. Ada tikus mencuri keju,

Keju disimpan dalam lemari,

Katanya ingin menjadi guru,

Mengajari diri sendiri saja belum berani.

2. Membeli es krim rasa stroberi,

Dimakan sambil duduk di batu,

Katanya ingin hidup mandiri,

Mencuci baju masih minta dibantu.

3. Pergi ke pasar membeli kelapa,

Kelapa muda dibawa pulang,

Katanya tidak suka bercanda,

Tapi lelucon receh tertawa paling kencang.

4. Burung dara terbang ke barat,

Hinggap sebentar di pohon jati,

Katanya ingin menjadi pejabat,

Disuruh memimpin malah sakit hati.

5. Membeli ikan di pasar pagi,

Ikan segar dimasukkan peti,

Katanya selalu ingat janji,

Janji bangun pagi dilupakan lagi.

6. Ada kuda makan rumput,

Rumput hijau dekat telaga,

Katanya ingin hidup lembut,

Melihat cicilan langsung berubah naga.

7. Pergi ke toko membeli selai,

Selai nanas untuk roti,

Katanya ingin pandai menari,

Kaki bergerak sendiri-sendiri.

8. Pohon jambu tumbuh di taman,

Buahnya merah dimakan tupai,

Katanya ingin punya banyak teman,

Saat patungan paling pandai menghindari.

9. Membeli bubur di pagi hari,

Bubur ayam diberi kacang,

Katanya ingin cepat mandiri,

Uang jajan masih minta orang.

10. Ada katak membawa gitar,

Bernyanyi merdu dekat perigi,

Katanya ingin menjadi penyiar,

Bicara di depan orang malah sembunyi.

11. Pergi ke kota membeli sepatu,

Sepatu putih dipakai berlari,

Katanya selalu menepati waktu,

Janji pukul tujuh datang pukul sembilan nanti.

12. Bunga mawar di tepi jalan,

Warnanya merah terkena embun,

Katanya ingin mencari ketenangan,

Grup keluarga paling ramai dibaca duluan.

13. Membeli pisang di pasar lama,

Pisang matang disimpan di peti,

Katanya ingin hidup bersama,

Tagihan listrik dibagi tiga kali.

14. Ada ayam bertelur dua,

Telurnya disimpan dekat jendela,

Katanya ingin terkenal di dunia,

Salah ketik saja viral sekampung pula.

15. Pergi memancing membawa kail,

Duduk sendiri dekat kali,

Katanya punya strategi yang detail,

Umpan habis ikan tak didapati.

16. Membeli sate di dekat taman,

Sate kambing diberi kecap,

Katanya ingin menjadi pujaan,

Baru tersenyum sudah salah ucap.

17. Burung jalak terbang ke rawa,

Mencari makan di dekat batu,

Katanya punya jiwa tertawa,

Nilai tagihan membuatnya membisu.

18. Pergi ke toko membeli buku,

Buku tebal berwarna merah,

Katanya ingin menambah ilmu,

Membaca dua halaman sudah menyerah.

19. Ada kambing memakan kertas,

Kertas putih jatuh ke tanah,

Katanya punya otak cerdas,

Ditanya alamat rumah sendiri pun susah.

20. Membeli tahu di hari Senin,

Tahu goreng dimakan bertiga,

Katanya ingin hidup disiplin,

Tidur siang menjadi agenda utama.

21. Pergi ke taman membawa bekal,

Bekal nasi dengan ikan,

Katanya ingin menjadi terkenal,

Foto buram saja minta dipajangkan.

22. Burung merak berjalan pelan,

Sayapnya indah berwarna biru,

Katanya ingin punya masa depan,

Masa sekarang saja masih mengantuk selalu.

23. Membeli donat di dekat sekolah,

Donat manis bertabur keju,

Katanya ingin hidup lebih mudah,

Tapi tugas datang bertumpuk-tumpuk selalu.

24. Ada gajah bermain bola,

Bolanya masuk ke dalam kali,

Katanya ingin mengatur dunia,

Mengatur kamar sendiri tak sanggup sekali.

25. Pergi ke pasar membeli ketela,

Ketela rebus dibawa pulang,

Katanya ingin jadi orang dewasa,

Disuruh tanggung jawab malah menghilang.

26. Membeli mangga di tepi sungai,

Mangga muda terasa asam,

Katanya pandai mencari damai,

Komentar sedikit langsung mendendam.

27. Ada lebah hinggap di bunga,

Bunga mekar dekat jendela,

Katanya ingin punya usaha,

Nama tokonya saja belum ada.

28. Pergi ke kota membeli koran,

Koran dibaca di bawah jati,

Katanya tidak suka keributan,

Tapi komentar paling ramai sendiri.

29. Membeli ayam di pasar baru,

Ayam dibawa memakai keranjang,

Katanya selalu merindukanmu,

Tapi membalas pesan sangat jarang.

30. Burung kenari terbang ke taman,

Hinggap sebentar di pohon randu,

Katanya ingin menjadi idaman,

Lihat kamera malah menutup dagu.

31. Pergi ke kebun membawa cangkir,

Minum teh dekat pohon jati,

Katanya ingin hidup berpikir,

Salah masuk kamar mandi sendiri.

32. Membeli kerupuk rasa udang,

Kerupuk disimpan di dalam toples,

Katanya punya suara merdu dan lantang,

Bernyanyi sedikit tetangga langsung protes.

33. Ada rusa memakai sepatu,

Berjalan pelan di tengah taman,

Katanya ingin menjadi menantu,

Bertemu calon mertua langsung kehilangan keberanian.

34. Pergi ke warung membeli kopi,

Kopi panas ditemani roti,

Katanya ingin mengurangi selfie,

Wajah sendiri muncul di setiap notifikasi.

35. Pohon kelapa tumbuh di rawa,

Daunnya melambai tertiup angin,

Katanya ingin hidup tertawa,

Dompet kosong membuatnya pening.

36. Membeli jagung dekat stasiun,

Jagung bakar diberi mentega,

Katanya ingin menjadi jutawan,

Tapi kerja lembur selalu ditunda.

37. Ada bebek mencari makan,

Berjalan ramai bersama angsa,

Katanya pandai menjaga hubungan,

Lupa tanggal jadian jadi masalah besar rasanya.

38. Pergi ke pasar membeli pepaya,

Pepaya dibawa bersama roti,

Katanya ingin punya banyak gaya,

Naik angkot saja memilih berdiri.

39. Bunga kenanga di tepi kali,

Harumnya sampai ke rumah paman,

Katanya ingin tidur lebih awal sekali,

Tengah malam masih menonton tayangan.

40. Membeli celana warna cokelat,

Dipakai pergi ke rumah saudara,

Katanya ingin hidup hemat,

Pesan makanan tiga kali sehari juga.

41. Ada tupai membawa kelapa,

Kelapa kecil dibawa lari,

Katanya ingin menjadi kepala keluarga,

Menyetrika baju sendiri masih belum berani.

42. Pergi ke pantai membawa gitar,

Duduk santai di atas pasir,

Katanya ingin menjadi penyair,

Membuat pantun saja sampai berpikir.

43. Membeli bakmi dekat perempatan,

Bakmi panas diberi acar,

Katanya ingin menjadi idaman,

Melihat tagihan langsung kabur sebentar.

44. Burung elang terbang ke awan,

Melihat bukit dari kejauhan,

Katanya tidak pernah melupakan kawan,

Nomor telepon saja sudah hilang.

45. Pergi ke pasar membeli melon,

Melon hijau dibelah dua,

Katanya ingin menjadi sultan,

Saldo rekening hanya cukup buat pulsa.

46. Ada kelinci memakai kemeja,

Duduk santai dekat jendela,

Katanya ingin bekerja saja,

Tapi jam istirahat paling lama.

47. Membeli jamu di pinggir jalan,

Jamu pahit diminum perlahan,

Katanya ingin menjaga kesehatan,

Gorengan tetap menjadi pilihan.

48. Pergi ke sawah mencari belut,

Belut bersembunyi di balik batu,

Katanya ingin cepat gemuk,

Makan banyak tetapi olahraga tidak mau.

49. Burung pipit mencari sarang,

Sarangnya ada di pohon randu,

Katanya ingin menjadi orang tenang,

Pesan tidak dibalas langsung bertanya-tanya melulu.

50. Membeli kue rasa pandan,

Kue dibawa dalam keranjang,

Katanya ingin punya masa depan,

Tapi bangun siang masih dipertahankan.

Recommend this storyOpens in a new tab.

Sign in and read to recommend this story.

Enjoyed the chapter?

Let the author know your thoughts below!

Comments

Share your thoughts on this chapter…
Sign up to join the conversationPost Comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!