1. Bagiku, kamu bukan sekadar rekan kerja, tapi alasan aku semangat datang tiap pagi.
2. Di antara tumpukan berkas, mataku selalu mencari sosokmu.
3. Meja kita berjarak tiga meter, tapi rasanya hatiku tak pernah bisa sampai.
4. Kopi di pantry tak pernah semenarik senyummu di pagi hari.
5. Aku hafal jadwal rapatmu lebih dari hafal jadwal sholatku.
6. Ada getaran aneh setiap kali namamu muncul di notifikasi grup kantor.
7. Kamu adalah distraksi terindah saat aku seharusnya fokus.
8. Lift yang penuh sesak jadi tempat favoritku, karena aku bisa berdiri dekatmu.
9. Aku sengaja lembur, hanya untuk melihatmu jadi orang terakhir yang pergi.
10. Suaramu saat menelepon klien, bagiku lebih merdu dari lagu favoritku.
11. Di ruang meeting, aku lebih sering mencuri pandang daripada melihat presentasi.
12. Kamu adalah alasan aku mulai memperhatikan detail kecil di kantor.
13. Seragam kantor tak pernah terlihat sebaik saat kamu yang memakainya.
14. Aku benci hari Jumat, karena artinya dua hari tak melihatmu.
15. Senin jadi hari yang kunanti, karena bisa melihatmu lagi.
16. Papan absen jadi hal pertama yang kulihat, untuk tahu kamu sudah datang.
17. Aku berharap proyek ini tak pernah selesai, agar kita terus bersama.
18. Di antara semua suara di kantor, telingaku hanya mendengar suaramu.
19. Kamu adalah alasan aku selalu datang tepat waktu.
20. Aku sengaja mengantre di belakangmu, hanya untuk melihat lebih lama.
21. Jam istirahat terasa terlalu singkat jika kamu ada di sana.
22. Aku berharap lift itu macet, agar kita bisa terjebak bersama.
23. Kamu adalah pemandangan terbaik di sela-sela jam kerja.
24. Aku tak butuh kafe mahal, cukup melihatmu di pantry sudah cukup.
25. Aku hafal gaya rambutmu lebih dari hafal laporan keuangan.
26. Setiap kali kamu lewat, aku pura-pura sibuk, padahal jantungku berdebar.
27. Kamu adalah alasan aku mulai menyukai pekerjaan ini.
28. Aku berharap kita sering ditugaskan dalam tim yang sama.
29. Di antara semua rekan, hanya kamu yang membuatku salah tingkah.
30. Aku suka caramu mengernyitkan dahi saat fokus bekerja.
31. Kamu adalah chapter terbaik dalam buku kehidupanku di kantor.
32. Aku sengaja bertanya hal yang sudah kutahu, hanya agar bisa bicara denganmu.
33. Suaramu saat bilang "selamat pagi" adalah alarm terbaikku.
34. Aku suka melihatmu tertawa bersama teman-teman.
35. Aku berharap kamu juga merasakan hal yang sama.
36. Meja kerjamu adalah magnet yang selalu menarik pandanganku.
37. Aku tak butuh promosi, aku butuh perhatianmu.
38. Kamu adalah alasan aku betah berlama-lama di kantor.
39. Aku suka caramu menyapa semua orang dengan ramah.
40. Kamu adalah definisi "rekan kerja" yang selalu kurindukan.
41. Aku berharap kita bisa lebih dari sekadar teman satu tim.
42. Di antara semua obrolan, aku hanya ingin mendengar ceritamu.
43. Kamu adalah alasan aku tersenyum sendiri di depan komputer.
44. Aku suka caramu menyelesaikan masalah dengan tenang.
45. Kamu adalah sosok yang selalu ingin kulihat setiap hari.
46. Aku berharap kita bisa pulang bersama suatu hari nanti.
47. Kamu adalah alasan aku mulai memperhatikan penampilanku.
48. Aku suka caramu memperlakukan semua orang dengan baik.
49. Kamu adalah orang yang selalu ingin kudengar pendapatnya.
Aku berharap kamu tahu, tanpa perlu kuberi tahu.
Comments
No comments yet. Be the first to share your thoughts!